Apa itu Strict Parents ? Berbahayakah ?

Apa itu Strict Parents ? Strict Parents merupakan salah satu istilah yang populer pada akhir-akhir ini di Media Sosial, salah satunya adalah Tiktok.

Sejatinya, Tiktok merupakan media sosial yang sangat populer. Aplikasi tersebut juga menjadi wadah bagi kawula muda dalam melakukan kreatifitas tanpa batas.

Pada saat ini, di Tiktok sedang viral penggunaan kata “Strict Parents”. Istilah tersebut merupakan salah satu bahasa yang baru populer dikalangan netizen tiktok saat ini.

Lalu, Apa yang Dimaksud Strict Parents? Dan arti Strict Parenst dalam bahasa gaul? Jika kamu ingin mengetahuinya, simak ulasan lengkap mengenai Apa Itu Strict Parents Dalam Bahasa Gaul, di bawah ini.

Arti Strict Parents

Istilah dari Strict Parents saat ini lagi booming di kalangan Netizen. Namun sejatinya Strict Parents memiliki arti yang tidak terlalu baik.

Strict Parents merupakan salah satu bahasa inggris populer yang terdapat dibeberapa media sosial seperti Tiktok, Instagram, Twitter dan Facebook.

Berdasarkan harfiahnya, Strict Parents ditujukan kepada seseorang yang mempunyai masalah di kalangan keluarganya.

Tentunya, istilah ini bukan merupakan bagian dari kata ucapan atau sapaan kepada seseorang melainkan sebuah istilah yang menerangkan untuk menggambarkan sebuah suasana individu tersebut.

Arti dan makna dari Strict Parents sendiri sebenarnya memiliki pesan yang mendalam sehingga penggunaannya juga tidak boleh dilakukan sembarangan.

Strict Parents adalah sebuah kondisi dimana orang tua memiliki ekspektasi yang tinggi kepada anaknya, sehingga sang orang tua memberikan tekanan kepada si anak agar bisa sesuai dengan keinginan orang tuanya.

Hingga akhirnya orang tua tidak memberikan pilihan yang terbuka kepada ai anak tersebut, bahkan tidak ada negosiasi sedikitpun meski dalam kasus ini ada juga yang membiarkan anaknya memilih pilihannya sendiri walaupun terbatas.

Sejatinya, sebagian dari seseorang atau individu yang mengalami strict parents tidak memiliki kepercayaan yang tinggi (rendah). Hal ini disebabkan dari lingkungan keluarga yakni orang tuanya yang melarang atau tidak mempercayai anaknya.

Adapun orang tua yang melarang anaknya tersebut memiliki ketakutan bahwa sang anak melakukan kesalahan fatal. Akibat dari adanya larangan tersebut membuat sang anak tidak mempunyai kebebasan dan memiliki tingkat kepercayaan yang rendah.

Selain mengakibatkan kepercayaan diri yang rendah, sebagian sikap anak yang memiliki orang tua dengan model Strict Parents akan menjadi lebih tertutup (introvert) dan memiliki rasa takut untuk mengungkapkan sebuah cerita yang dialaminya.

Berkaitan dari permasalahan “strict parents” dan mengakibatkan banyak hal yang terjadi pada sang anak. Dapat disimpulkan bahwa Strict Parents akan mengakibatkan gangguan psikis pada anak.

Selain itu, sebagian anak akan terdorong untuk melakukan tindakan berbohong, tidak memiliki kesenangan, bahkan mengalami stress dan depresi.

Hingga akhirnya menjadi depresi yang membuat sang anak tersebut melakukan hal-hal yang ekstrem seperti melukai diri sebagai ajang pelampiasan, lebih parah lagi bisa membuat sugesti untuk mengakhiri hidup.

Namun bukan tidak ada cara untuk mengatasinya, beberapa sumber mengatakan jika dampak strict parents terhadap seseorang dapat dihilangkan dengan cara lebih mengenal diri sendiri.

Selain itu, pintar menahan diri agar tidak terpancing amarah ketika orang tua membicarakan sesuatu yang dianggap tidak sesuai dengan kemauan diri. Tetap berpikir positif dan berusaha menerima diri juga orangtua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *