Wapres Minta Pemda Bangun Kawasan Ekonomi Khusus Halal

Riau Rencana Bangun KEK Halal

ATMnews.id, Cilegon-Wakil Presiden KH Maruf Amin minta pemerintah daerah (Pemda) membangun kawasan ekonomi khusus halal atau kawasan industrial halal.

Hal tersebut disampaikannya saat orasi ilmiah dalam acara Wisuda Sarjana XXVII dan Pascasarjana XIII UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, di Royal Krakatau Hotel, Cilegon, Sabtu (14/12/2019).

“KEK halal merupakan salah satu upaya mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah yang kini menjadi fokus pemerintah. Saya harap gubernur Banten berani menjadi provinsi halal dan mampu membangun KEK halal atau halal industrial estat di Banten, dan UIN Banten siap menjadi UIN pusat pengkajian pengembangan dan laboratorium ekonomi syariah,” katanya seperti dilansir Republika.co.id.

Menurutnya, rencana Pemerintah Provinsi Riau dan UIN Riau untuk membuat KEK halal dan menjadikan Riau sebagai provinsi halal. Itu disampaikan saat UIN Riau dan pemerintah daerah Riau menemui Wakil Presiden pekan lalu. Riau telah siap menjadi provinsi halal dan UIN Riau menjadi tempat pengembangan ekonomi syariah.

“Saya bilang kalau Riau sudah berani mengatakan begitu dan akan membuat ekonomi khusus halal di Riau, kalau Riau berani kenapa Gubernur Banten tidak berani,” ujarnya.

Sehari sebelumnya, pernyataan sama diungkapkan Kiai Ma’ruf kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri silaturahmi dan musyawarah bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia, IPHI, Baznas se Jawa Tengah, di Semarang, Jumat (13/12)

Ia berharap Jawa Tengah turut mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah dengan membangun kawasan ekonomi khusus halal. “Saya kira kalau Riau berani bangun kawasan baik dalam KEK maupun KEK khusus halal,” ucapnya.

Ia beralasan pentingnya pengembangan kawasan ekonomi khusus halal untuk menggenjot Indonesia menjadi produsen halal. Sebab, Indonesia selama ini hanya sebagai konsumen dan pemberi sertifikasi halal.

“Kita hanya stempel, kedua kita menjadi konsumen halal, ternyata Indonesia konsumen halal terbesar di dunia 10 persen, sayangnya kita belum jadi produsen halal, yang tertinggi produsen halal justru Brazil, lalu Australia, kita nomor sekian,” pungkasnya. (Red)

Disarankan Untuk Anda
Komentar
Loading...