Isu Global Pengaruhi Penjualan Kendaraan

Penjualan Pikap Lesu, Daihatsu Berharap Bisnis Tumbuh

ATMnews.id, Jakarta- Pabrikan mobil pik ap berharap ada tren postif kenaikan penjualan di tahun ini.

Hal tersebut diungkapkan Marketing & Customer Relation Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation, Hendrayadi Lastiyoso, seperti dilansir Tempo.co. Senin, (13/1/2020).

Ia berharap adanya tren positif terhadap pertumbuhan bisnis di Indonesia pada tahun 2020. Itu diharapkan bisa mendongkrak penjualan kendaraan niaga ringan.

“Pikap niaga itu sangat tergantung pada perkembangan bisnis. Kalau bsinisnya tumbuh bagus maka kendaraan niaga juga tumbuh,” katanya.

Meski begitu, Hendrayadi tak menampik sulit memprediksi dengan akurat bagaimana pangsa pasar kendaraan niaga saat ini. Sebab, sangat dinamis dan banyaknya faktor eksternal. Termasuk isu-isu global seperti konflik Iran vs Amerika. Juga perang dagang antara Cina dan Amerika.

“Kalau kita lihat perkembangan dunia akhir-akhir ini cukup sulit ya memprediksi. Tapi secara keseluruhan, kami terus optimis, pangsa pasar bisa naik dan lebih baik dari tahun 2019. Kami harap yang naik itu bukann hanya passenger car tapi juga kendaraan niaga,” kata da.

Meski demikian, Hendrayadi memperkirakan pasar tahun 2020 setidaknya tidak akan mengalami penurunan, atau paling tidak sama dengan capaian 2019.

Daihatsu sendiri merupakan salah satu produsen mobil pikap di Tanah Air. Lewat merek Gran Max, Daihatsu bersaing ketat dengan Suzuki Carry di segmen pasar kendaraan niaga ringan. Gran Max juga bersaing dengan Mitsubishi L-300 dan T-120 SS serta DFSK Super Cab.

“Pemain pikap di Indonesia itu, 3 besar itu aja. Carry dengan dua model dan Daihatsu dengan satu model,” tandasnya. (Red)

 

Via Editor

Apple Car Wash TangCity

Disarankan Untuk Anda
Komentar
Loading...