Ulama Irak Serukan Unjuk Rasa Kecam AS

Dampak Kematian Komandan Iran Qassem Soleimani

ATMnews.id, Jakarta – Ulama Irak, Moqtada al-Sadr menyerukan satu juta warga untuk berunjuk rasa menentang kehadiran dan pelanggaran Amerika Serikat (AS) di Irak.

Melansir dari Reuters, seruan tersebut muncul setelah AS membunuh komandan Iran Qassem Soleimani di Baghdad.

Parlemen Irak telah mendesak AS dan pasukan asing lainnya pergi dari negara itu sebagai perlawanan atas serangan udara AS yang juga menewaskan komandan milisi Irak.

Iran meluncurkan serangan rudal yang menargetkan AS di Irak sebagai pembalasan atas kematian Soleimani. Tindakan Iran itu semakin memanaskan konflik di Timur Tengah.

“Pergilah para tentara Tuhan, para tentara bangsa, jadi pawai satu juta pria mengecam kehadiran AS dan pelanggarannya. Wilayah Irak, tanah dan kedaulatannya dilanggar oleh pasukan pendudukan,” tegas Sadr.

Sadr memiliki jutaan pengikut dan dapat mengerahkan puluhan ribu orang ke jalanan Baghdad untuk unjuk rasa pada beberapa tahun lalu.

Dia tidak merinci kapan seruan unjuk rasa itu akan dilakukan atau di mana.

Secara berbeda, ribuan warga Irak masih berkumpul dalam sejumlah unjuk rasa anti-pemerintah di Lapangan Tahrir, Baghdad, yang telah berlangsung sejak 1 Oktober.

Seruan Sadr dapat mengakibatkan dua kelompok demonstran itu bertikai karena para pengikut Sadr merupakan pendukung pemerintahan.

 

Via Redaksi

Apple Car Wash TangCity

Disarankan Untuk Anda
Komentar
Loading...