Ini Cerita Pengusaha Sukses asal Pandeglang dan Kota Tangerang
Agunkan Sertipikat Tanah untuk Kembangkan Usaha
ATMnews.id, Serang – Dua warga Kabupaten Pandeglang dan Kota Tangerang terlihat sumringah saat membeberkan kesuksesan menjadi pengusaha kerajinan daun pandan dan eceng gondok.
Dalam testimoninya, dua wanita ini menyebut hasil produk kerajinannya ternyata tidak saja merambah untuk pasar lokal seperti di daerah Bali dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Tetapi, sekarang sudah menembus pasar internasional hingga ke Eropa, Asia dan Amerika Selatan.
“Usahanya dimulai sejak tahun 2007 dan saat itu hanya punya modal Rp 500 ribu,” kata Eti pengusaha lokal asal Pandeglang saat testimoni saat acara ‘Sertifikat Tanah Untuk Rakyat’ di Gedung Plaza Aspirasi Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Kamis (16/1/2020).
Eti yang kini setiap bulan dapat mengantongi penghasilan Rp30 juta sebulan itu mengaku saat memulai usaha memang tidak mudah. Dia juga mengklaim sempat tertatih-tatih.
Tetapi kata wanita yang memiliki 8 pekerja ini juga mengklaim lantaran sertipikat yang dimilikinya diagunkan di salah satu Bank milik pemerintah, usaha yang digelutinya mulai berangsur mulai menggeliat.
“Awalnya yaa karena menganggunkan sertipikat di BRI senilai Rp 100 juta akhirnya mempu bertahan dan mulai merambah hingga ke Filipina,” tukas Eti.
Sementara Ikoh warga Kota Tangerang mengaku dari hasil usaha yang sedang digelutinya ini sudah mendapat penghasilan yang lumayan signifikan.
“Saya pengrajin topi, tas yang bahannya berasal dari eceng gondok. Eceng gondoknya saya ambil dari Rawa Cipondoh,” ucap Ikoh yang mengaku kalau produknya sudah berhasil dipasarkan hingga ke negara Turki.
Dari sertipikat yang dianggunkan ke pihak Bank, wanita yang kerap dipanggil Iko Ratu Eceng kini bukan saja sudah meraup keuntungan dari produknya, tetapi dia sudah bisa membantu masyarakat sekitar untuk dipekerjakan.
Ikoh pun mengaku tidak mudah untuk menjalankan usahanya bisa bertahan hingga saat ini. Dia sempat mengalami kesulitan.
Tetapi sekarang setelah mendapatkan suntikan dana lantaran mengagunkan sertipikat ke Bank, usaha kerajinannya bukan saja bisa bertahan tetapi dapat melebarkan sayap penjualan hingga ke mancanegara. (Hisyam)