Asoppi Janjikan Bantu Urus Legalitas Produk

Resmi Dikukuhkan, Asoppi Tangsel Komitmen Bantu Pengusaha Pemula

ATMnews.id, Tangsel – Pengurus Asosiasi Pewirausaha Pemula Indonesia (Asoppi) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2020-2022 resmi dikukuhkan.

Pengukuhan tersebut digelar di Kopi Kuliner Cafe, Jombang, Ciputat Tangsel, Senin (24/2/2020).

Ketua Asoppi Tangsel Syarifudin mengatakan, asosiasi ini didirikan untuk mempermudah para pengusaha dalam mengurus legalitas usaha dan produk yang dihasilkan.

“Adanya Asoppi untuk mempermudah para pengusaha dalam mengurus legalitas produk, baik Produk Industri Rumah Tangganya (PIRT) halalnya, sampai ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) nya nanti akan kita bantu urus secara gratis,” kata pria yang kerap disapa Arief usai sambutan.

Arief mengungkapkan, ada 38 pelaku UMKM yang tergabung dalam asosiasi yang didirikan pada Oktober 2019 ini yang terdiri dari pengusaha kuliner, kerajinan dan pakaian.

Dia berkomitmen membuat produk-produk yang berkualitas, yang diharapkan menjadi ikon kota berjuluk cerdas modern, dan religius.

“Kita mau di Tangsel ini punya produk yang menjadi ikon, baik dari kuliner, fashionya, atau kerajinan lainnya, karena kita masih kesulitan untuk menampilkan ikon kuliner, jadi harus di kurasi lagi. Apalagi nanti Tangsel mau jadi tuan rumah Apeksi, nah nanti kita mau sajikan kuliner yang menjadi ikon itu,” pungkas Arief.

Di lokasi yang sama, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, Asoppi ini menjadi kepanjangan tangan untuk membantu memaksimalkan program pemerintah untuk menjembatani para pelaku usaha guna memberikan pelatihan dan pemahaman dalam berwirausaha.

“Saya mengucapkan selamat bagi para pengurus yang telah dilantik hari ini. Semoga Asoppi dapat menjadi wadah guna memaksimalkan program kerja pemerintah dan mampu menjembatani para pengusaha pemula,” kata Airin.

Kemudian, para pengusaha yang tergabung di dalam asosiasi ini juga, dihimbau harus jeli melihat pasar, agar menghasilkan produk-produk yang mempunyai ciri khas dan pembeda dengan produk lainya.

“Para pengusaha harus jeli melihat pasar, kalau mau usaha harus cari pembeda untuk produknya. Saya semalam baru juga berbicara dengan Menko Perekonomian, disana dipaparkan bahwa terkait omnibus law, semua perizinan harus dipermudah, terlebih bagi wirausahawan pemula,” tandasnya. (Ari)

 

Via Admin
Disarankan Untuk Anda
Komentar
Loading...