Social Distancing, Banten Lama Belum Ditutup!

Peziarah ke Komplek Banten Kuno Masih Berkerumun

ATMNews.id,Kota Serang – Pengunjung wisata religi di Banten Lama masih bisa leluasa masuk menikmati situs peninggalan sejarah secara bebas.

Meski sudah ada kebijakan social distancing terkait penanganan virus corona, pengunjung terlihat masih berkerumun di area komplek Surasowan Banten Lama.

Bahkan ada sejumlah pengunjung yang datang menggunakan kendaraan roda empat dengan plat nomer polisi B.

Pantauan wartawan di lokasi wisata bersejarah diantaranya di Benteng Speelwijk, Istana Surosoan, Masjid Agung Banten, Vihara Avalokitesvara, yang berada di Komplek Banten Kuno di Kecamatan Kasamen, Kota Serang sejak Sabtu (21/3/2020) hingga Selasa (24/3/2020) pengelola tidak memberlakukan penutupan secara penuh.

Di pintu masuk, pengunjung memang diharuskan menggunakan masker dan mensterilkan tangan karena pengelola setempat sudah menyiapkan hand sanitizer.

Menurut Jupri Petugas di Kawasan Banten Lama, saat ini pihak pengelola tidak memberlakukan penutupan lantaran pengunjung dari luar daerah Banten masih berdatangan.

“Tadinya mau ditutup mas, tapi kata pihak dari sini (Banten Lama, red) pengunjungnya masih datang dari mana-mana. Ada yang dari Jawa dan lainnya, jadi masih banyak yang datang,” ucap Jupri ditemui ATMNews.id di lokasi.

Jupri melanjutkan, setiap pengunjung harus mengenakan masker dan cuci steril tangan. Ini anjuran dari pengelola karena sudah disiapkan pengelola.

Sementara Holipah salah seorang pengunjung dari wilayah Serang mengaku kedatangannya hanya ingin berziarah.

Dia juga mengklaim tidak khawatir meski virus corona sudah masuk ke wilayah Indonesia. Meski di area masuk sudah disiapkan hand sanitizer tetapi dia menyebut tidak anjuran untuk menjaga jarak dan mensterilkan tangan.

“Saya datang ke Banten Lama ingin berziarah saja. Tapi memang pas masuk tidak ada petugas yang memberikan arahan jaga jarak atau lainnya,” ucap Holipah. (mgDra)

Order T-Shirt Odjawa Via WhatsApp

Apple Car Wash TangCity

Rekomendasi