Dua Warga Tangsel Positif Corona Meninggal Dunia
Empat Pasien Positif Corona Dalam Perawatan
ATMnews.id, Tangsel–Kasus virus corona di Kota Tangsel bertambah. Menurut data yang terkonfirmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) per tanggal 20 Maret 2020 menjadi 146 kasus.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tangsel Tulus Muladiyono mengatakan, jumlah tersebut terdiri dari 99 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 43 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). kemudian, yang dinyatakan positif dan sedang dirawat ada 4 orang. Sedangkan, untuk warga yang meninggal sebanyak 2 orang.
“Untuk warga yang meninggal berasal dari wilayah Pondok Aren dan Ciputat Timur,” kata Tulus dalam keteranagan tertulisnya, Jumat, (20/3/2020).
Saat ini, kata Tulus, Dinkes Tangsel terus malakukan pemantauan di wilayah sekitar korban, terutama kepada warga yang memiliki kontak langsung.
Kemudian, Pemkot Tangsel juga telah melakukan beberapa langkah dalam penanganan kasus yang sudah mewabah ini. Mulai dari pembatasan kegiatan keramaian dan juga himbauan kepada warga untuk tetap di dalam rumah.
“Dnkes juga terus memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan rutin menjaga kesehatan, warga diharapkan melakukan pemeriksaan bila mengalami gejala terkena virus corona,” ungkapnya.
Untuk menangani wabah Covid-19 ini, Tulus menuturkan, Dinkes telah menetapkan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskesmas Pamulang menjadi penyangga RSU Tangsel.
“Dinkes telah menetapkan Puskesmas Pamulang untuk membantu RSU Tangsel dalam penangganan wabah corona,” pungkasnya.
dr Fitria Oriza, Kapala Puskesmas Pamulang mengatakan, sejak ditetapkannya sebagai penyangga RSU untuk menangani Covid-19, pihaknya tidak melayani lagi pengobatan rawat jalan, persalinan dan rawat inap.
Kendati begitu, pelayanan kesehatan akan dialihkan ke puskesmas sekitar, yakni Benda Baru, Bambu Apu, Pondok Benda, Pamulang Timur dan Pondok Cabe Ilir, Tangsel.
“Mulai hari ini, kami tidak melayani pasien seperti biasanya. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, semoga kita semua diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi wabah cobid-19 ini,” tandasnya. (Ari)