Ketua DPRD Banten: Koordinasi Pemprov Banten Tangani Corona Lemah
PSBB Harus Efektif, Jangan Sampai Menimbulkan Permasalahan Baru
ATMnews.id, Serang-Ketua DPRD Banten Andra Soni menilai Gubernur Banten Wahidin Halim belum menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah kabupaten dan kota di Banten dalam penanganan Covid-19 ini.
“Yang bisa kita lihat baru RSUD Banten, itu harus kita apresiasi. Namun, dari sisi koordinasinya ini yang masih lemah. Ini yang harus terus ditingkatkan oleh Pemprov,” ucap Andra, Rabu (15/4/2020).
Andra mengingatkan Pemprov Banten agar serius dalam pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya, terutama dari segi koordinasi.
“Di daerah tersebut selain melibatkan tiga Polres, juga ada dua Polda. Dimana, Polres Tangsel dan Polres Kota Tangerang masuk ke dalam Polda Metro Jaya. Kemudian Polres Kabupaten Tangerang masuk ke dalam Polda Banten,” terangnya.
Karenanya, sambungnya, maka sebagai Gubernur sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, WH harus membangun koordinasi dan kerjasama yang baik dengan Polri, TNI dan pemerintah daerah di Tangerang Raya.
“Harus betul-betul koordinasi dengan kabupaten dan kota, karena kabupaten dan kota punya jejaring hingga RT RW. Pemprov sebagai perwakilan pemerintah pusat harus benar-benar di optimalkan,” katanya.
Ia menegaskan, PSBB ini harus berjalan efektif, karena kalau tidak efektif akan menimbulkan permasalahan baru.
“Masalah baru yang bisa muncul adalah perpanjangan waktu PSBB untuk di wilayah Tangerang Raya. Bahkan bisa melebar ke daerah kabupaten/kota lainnya. Kemudian juga akan berdampak pada perekonomian semakin lesu. Ujung-ujungnya kucuran alokasi anggaran kas daerah terus bertambah. Jadi ini harus benar-benar efektif,” katanya. (MgDra)