Tak Indahkan Maklumat Kapolri, Pemuda Asyik Main Game Online di Warnet Dibubarkan Polisi
Dibubarkan Resmob Polda Banten
ATMnews.id, Serang-Sekelompok pemuda yang tengah asik bermain game online di salah satu warung internet di lingkungan Kebon Jahe, Kota Serang, Sabtu (4/4/2020) malam dibubarkan Tim Reserse Mobil (Resmob) Polda Banten.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Banten, Kombes Pol Novri Turangga langkah tegas yang diambil itu untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19, sesuai instruksi Presiden RI dan maklumat Kapolri untuk menghindari keramaian dalam rangka menghadapi penyebaran Corona.
“Jumlah pasien positif corona di Provinsi Banten bahkan di Indonesia diketahui terus mengalami peningkatan. Kami minta pengelola warnet atau lainnya menyadari kondisi bahwa saat ini darurat corona,” tegasnya.
Novri menjelaskan, dalam menjalankan instruksi pemerintah dan Kapolri untuk meredam penyebaran virus yang berasal dari Wuhan ini, pihaknya telah mengerahkan seluruh personil jajaran Ditreskrimum, termasuk Tim Reserse Mobil (Resmob).
Seluruh personil, lanjut Novri, diperintahkan untuk melakukan patroli rutin siang dan malam memantau dan mengimbau masyarakat agar tetap di rumah jika tidak memiliki keperluan penting. Selain menghindari keramaian, para personil juga melakukan imbauan melalui pengeras suara agar masyarakat menghindari, apalagi membuat berita bohong atau hoax.
“Jika imbauan pemerintah ini dipatuhi, Insya Allah penyakit yang mematikan ini bisa segera musnah dan masyarakat bisa beraktifitas kembali,” jelas Dirreskrimum didampingi Kepala Tim II Kewaspadaan Dampak Penyebaran Virus Corona Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten, AKBP Asep Sukandarusman, Minggu (5/4/2020).
Tak hanya menghindari keramaian dan menjaga jarak (social distance), kata Novri penyebaran virus corona ini bisa dihentikan dengan melakukan pola hidup sehat dengan mengonsumi makanan bergizi dan banyak minum air putih hangat, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitiser selepas atau sebelum bekerja.
“Saya imbau, masyarakat patuh mengikuti imbauan pemerintah. Bila mengalami batuk, pilek berkelanjutan serta sesak nafas, segera lakukan pemeriksaan ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,” ujarnya.(Aden)