Pilkada 2020 di Tengah Pandemi, Mendagri: Posisi Petahana Tak Diuntungkan

Penanganan Tidak Covid-19 Tidak Berhasil, Petahana Tidak Dipercaya Masyarakat

ATMnews.id, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengimbau calon peserta Pilkada Serentak 2020 mempersiapkan diri adu gagasan serta program penanganan Covid-19.

Menurutnya, adu gagasan efektivitas penanganan Covid-19 oleh peserta Pilkada harus dilakukan untuk membantu mempercepat penanganan penyakit tersebut.

“Kita angkat isu masalah efektivitas penanganan Covid-19 ini oleh daerah beserta dampak sosial ekonominya. Biarkan para kontestan adu gagasan. Petahana harus berbuat karena punya power, punya sumber daya,” ujar Tito melansir dari siaran Pers Kemendagri, Selasa (30/6/2020).

“Para petahana akan berusaha mati-matian untuk menekan kurva penularan sehingga turun. Kalau kurvanya naik, korbannya meninggal banyak, saya feeling masyarakat mungkin tidak memilih,” lanjutnya.

Meski demikian, dia mengingatkan petahana tidak sepenuhnya diuntungkan dengan kondisi itu. Sebab, jika petahana tidak bisa menangani persoalan Covid-19, akan berisiko tidak lagi dipercaya masyarakat.

Sebaliknya, kontestan non petahana bisa menjual gagasan-gagasan alternatif untuk penanganan Covid-19.

“Kita berharap dengan adanya pertandingan gagasan dan berbuat ini maka terjadi kurva penurunan di daerah. Ini juga kemudian bisa menegasikan isu-isu yang selama ini primordial. Misalnya soal suku, agama, ras, ini menjadi tertekan, karena masyarakat lebih peduli kepada Covid-19 dibandingkan isu-isu itu,” kata Tito.

Untuk diketahui, Pilkada Serentak 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia, meliputi sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Semula, hari pemungutan suara Pilkada akan digelar pada 23 September.

Namun, akibat wabah Covid-19, tahapan Pilkada sempat ditunda sementara. Setelah pemerintah sepakat meneruskan kembali tahapan Pilkada pada 15 Juni lalu, hari pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 jatuh pada 9 Desember mendatang. (Hisyam)

Apple Car Wash TangCity

Disarankan Untuk Anda
Komentar
Loading...