News  

Pilkada Tangsel, Azizah – Ruhama Unggul Punya Pemilih Loyal

Tangsel – Lembaga Indeks Pilkada Nasional telah melakukan Survey pada tanggal 15 – 22 November 2020. Survey melibatkan 800 responden yang dipilih secara multistage random sampling . Dengan tingkat kepercayaan survey 95% dan margin of error sebesar 3,4%.

Hasil riset Lembaga Kajian Politik Indeks Pilkada Nasional, Azizah – Ruhamaben punya karakteristik pemilih loyal atau militan dibandingkan dengan Muhammad – saras dan Ben – Pilar.

Bagus Dwiatmojo selaku Peneliti Indeks Pilkada Nasional berkata, Hasil riset dari Lembaga Kajian Politik Indeks Pilkada Nasional menyebutkan jika pemilih pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel Azizah – Ruhamaben merupakan pemilih dengan karakteristik paling loyal atau militan dibandingkan dengan pemilih dari dua pasang calon lainnya.

“Untuk loyalitas pemilih temuan survey kami menyebutkan pasangan Azizah Ruhama memiliki Strong Voter 61,5% unggul jauh dari pasangan Muhamad Saraswati yang hanya 48,4% dan Benyamin Pilar 51,6%. Ini berarti pasangan Azizah Ruhama memiliki basis pendukung paling loyal dan tidak akan berubah dibanding pasangan lainnya,” kata Bagus saat dihubungi (kamis, 26/11/2020)

Menurut keterangan Bagus berikut hasil Survey yang, dilakukan pada tanggal 15 – 22 November 2020 sebagai berikut :

1. Muhamad Saraswati : 30,1 %
2. 2. Azizah Ruhama : 27,5 %
3. 3. Benyamin Pilar : 26,7 %
4. Tidak tahu/tidak jawab : 19,3 %

“Muhamad Saraswati unggul 2,6% dari pasangan Azizah Ruhama dan unggul 3,6% dari Benyamin Pilar,” terang Bagus.

Bagus menjelaskan, selain elektabilitas, tingkat popularitas calon petahana, Benyamin Davnie diketahui masih memiliki tingkat popularitas tertinggi dengan 89,2% disusul Muhamad 79,1% dan Siti Nur Azizah 78,8%.

Rilis survey pun membahas tingkat akseptabilitas atau penerimaan masyarakat terhadap Calon Walikota dan Walikota Tangsel. Hasilnya diketahui Muhamad memiliki tingkat akseptabilitas 51,4 % disusul Siti Nur Azizah 48,8% dan Benyamin Davnie 45,7%, jelas Bagus.

“Dua pekan jelang pemilihan, secara umum tingkat popularitas ketiga calon sudah berimbang. GAP antar kandidat terlihat semakin menipis. Ini menandakan persaingan semakin ketat dan berimbang jelang hari pemilihan,”tandas Bagus. (FYD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *