Guess Bakal Tutup 100 Toko di Seluruh Dunia hingga Tahun Depan

Permintaan Pasar dan Saham Menurun

ATMnews.id, Jakarta – Guess, label pakaian dan aksesoris asal AS, berencana menutup 100 toko mereka yang tersebar di seluruh dunia. Penutupan toko Guess dijadwalkan berlangsung hingga 18 bulan ke depan.

CEO Guess, Carlos Albertini, mengatakan banyak toko mereka akan mengakhiri perjanjian sewa pada waktu yang hampir bersamaan.

Hal tersebut memungkinkan Guess mempertimbangkan kembali persyaratan untuk memperpanjang kontrak toko-toko mereka.

Dengan penutupan toko di China, Amerika Utara, dan Eropa, Guess memutar strategi bisnisnya pasca mengalami perubahan dalam permintaan pasar dan kinerja saham.

“Dalam masa new normal, sangat jelas portofolio toko kami di seluruh dunia dapat dioptimalkan untuk meningkatkan keuntungan,” kata Alberini dalam conference call dengan para analis.

Berdasarkan laporan, saham Guess turun sekitar 24 persen atau 9,71 dollar AS (setara Rp 130.000) baru-baru ini. Jika diukur dari awal tahun 2020, tingkat penurunan saham telah mencapai 52 persen.

Sebagian besar penurunan saham terjadi, karena penutupan toko Guess yang diperpanjang di tengah pandemi Covid-19.

Melansir dari Kompas, dlam rangka mengurangi jumlah kerugian, Guess mengambil sejumlah tindakan.

Hal itu antara lain merumahkan sebagian karyawan toko, setengah dari staf perusahaannya dan memberhentikan 150 pekerja di kantor pusat mereka di Los Angeles, serta memangkas gaji manajemen dengan angka signifikan.

Selain Guess, Zara juga berencana menutup sebanyak 1.200 toko mereka dan mengalihkan fokus ke toko online. (Hisyam)

Apple Car Wash TangCity

Disarankan Untuk Anda
Komentar
Loading...